Langsung ke konten utama

Busana Adat Sulawesi Selatan


Busana Adat indonesia sangat lah banyak dan begitu berfarisasi dari baju, hiasan kepala hingga asesoris wanita nya, kali ini saya akan menjelaskan baju adat yang ada di sulawesi selatan, kampung ayah saya sekaligus bernostalgia dengan baju adat yang sering saya gunakan sewaktu masih sekolah dulu

Inilah 4 busana sekaligus pengertian nya dan sebelum nya saya hanya menampilkan gambar suku bugis dan toraja saja, semoga di postingan selanjut nya akan bisa menggunakan 2 suku yang berada di sulawesi selatan

1. Baju Bodo (Baju Adat Wanita Suku Bugis)


Baju Bodo adalah pakaian tradisional perempuan suku Bugis Makassar, Sulawesi, dan Bugis Pagatan, Kalimantan, Indonesia. Baju bodo juga dikenali sebagai salah satu busana tertua di dunia.

Baju bodo berbentuk segi empat, biasanya berlengan pendek, yaitu setengah atas bagian siku lengan. Dulu, baju bodo bisa dipakai tanpa penutup payudara. Hal ini sudah sempat diperhatikan James Brooke (yang kemudian diangkat sultan Brunei menjadi raja Sarawak) tahun 1840 saat dia mengunjungi istana Bone. Perempuan Bugis mengenakan pakaian sederhana. Sehelai sarung menutupi pinggang hingga kaki dan baju tipis longgar dari kain muslin (kasa), memperlihatkan payudara dan leluk-lekuk dada.[2] Cara memakai baju bodo ini masih berlaku pada tahun sampai tahun 1930-an.
Menurut adat Bugis, warna baju bodo yang dikenakan akan menunjukan usia dan martabat si Pemakainya.
WarnaArti
Jinggadipakai oleh anak perempuan berumur 10 tahun.
Jingga dan merahdipakai oleh gadis berumur 10-14 tahun.
Merahdipakai oleh perempuan berumur 17-25 tahun.
Putihdipakai oleh para pembantu dan dukun.
Hijaudipakai oleh perempuan bangsawan.
Ungudipakai oleh para janda.
Baju Bodo ini kerap dipakai untuk acara adat seperti upacara pernikahan. Tetapi kini, baju bodo mulai direvitalisasi melalui acara lainnya seperti lomba menari atau menyambut tamu agung

 


2. Jas Tutu (Baju Adat Pria Suku Bugis)

Jika pakaian adat wanita disebut Baju Bodo, pakaian adat yang dikenakan oleh kaum pria disebut dengan Jas Tutu.

Pakaian adat yang dikenakan khusus pria suku Bugis-Makassar tak hanya berupa jas tutu. Mengenakannya biasanya berpasangan dengan celana atau paroci, kain sarung atau lipa garusuk, dan tutup kepala berupa songkok.

Jas tutu bentuknya lengan panjang, leher berkerah serta diberi kancing yang terbuat dari sepuhan emas atau perak dan dipasang pada leher baju. Sementara, kain lipa sabbe atau lipa garusuk tampak polos tetapi berwarna mencolok, seperti merah dan hijau.

di foto ini baju dimana setiap pebgantin bugis mempunyai anak kecil sebagai pendamping pengantin nya

3. Busana Pattuqduq Towaine (Baju wanita Khas Mandar)

Baju adat Sulawesi Selatan yang disebut Pattuqduq Towaine merupakan baju adat suku Mandar. Busana yang dipakai Pattuqdu Towaine itu mencerminkan busana yang dipakai oleh perempuan mandar pada umumnya.

Baju adat Sulawesi Selatan ini dikenakan oleh wanita mandar pada saat perkawinan dan pada saat menari pattiqtuq. Busana pattuqdu itu ( belum masuk baju pokko dan Sarung sutra khas mandar )yang digunakan untuk menari terdiri dari 18 potong, sedangkan Busana untuk orang yang menikah adalah 24 potong.

Busana Puttuqduq terdiri dari baju Rawang Boko atau bisa juga Baju Pokkoq, Lipaq Saqbe Mandar dan beberapa motif sarung tenun mandar lainnya seperti Lipaq Aqdi Diratte, Lipaq Aqdi Diratte Duattodong, serta hiasan kepala, badan dan tangan yang mencerminkan budaya Mandar.

Busana pria Mandar lebih sederhana karena hanya terdiri dari baju jas tutup terbuat dari bahan sutera bercorak bebas dengan warna hitam atau warna cerah. Paduannya kain sarung tenun Mandar atau seringkali ada yang memakai celana panjang kemuidian ditutup dengan sarung hingga sebatas lutut. Untuk penututp kepala, pria Mandar menggunakan kopiah atau lazim disebut songkok tobone dengan warna yang serasi antara baju bagian atas dengan jas atau sarungnya.

Pria Mandar melengkapi busananya dengan melekatkan rantai emas yang diberi liontin atau medalion dari taring macan bahkan bisa juga terbuat dari taji ayam. Hiasan tersebut diselipkan sebagian di saku jas tutupnya dan sebagian lagi dibiarkan menjuntai ke luar. Alas kaki yang dipakai biasanya sepatu pantovel atau sandal yang dibuat dari kulit.

4. Baju Pokko

Baju Pokko merupakan baju adat Toraja untuk wanita. Baju adat Sulawesi Selatan yang satu ini adalah baju dengan lengan pendek dengan dominasi warna kuning, merah dan putih.

Masyarakat Tana Toraja sendiri masih melestarikan pakaian adatnya dengan cara mewajibkan seluruh PNS di Kabupaten Tana Toraja untuk menggunakan baju pokko setiap hari Sabtu. Untuk PNS pria juga diwajibkan untuk menggunakan seppa tallung buku setiap hari Sabtu

 

 

 

 

     

5. Baju Seppa Tallung Buku

Seppa Tallung merupakan baju adat Sulawesi Selatan yaitu dari suku Toraja. Pakaian adat Toraja ini merupakan pakaian yang panjangnya sampai lutut. Sepa Tallung Buku adalah pakaian adat toraja yang digunakan oleh laki-laki. Dilengkapi dengan aksesoris lainnya seperti kandaure, gayang, lipa’, dll.

Pakaian ini bahkan pernah menjadi perhatian dunia dalam ajang Manhunt International 2011 yang diadakan di Korea Selatan. Banyak pujian yang diberikan lewat beberapa media termasuk website yang membicarakan tentang pakaian adat yang digunakan oleh peserta dari Indonesia tersebut. Busana yang digunakan merupakan modifikasi dari pakaian seppa tallung buku dilengkapi sayap dan tanduk yang menggambarkan kebesaran dan keagungan dari salah satu kebudayaan Indonesia tersebut.



Demikianlah penjelasan tentang pakaian adat daerah sulawesi selatan baik untuk kaum wanita maupun juga untuk kaum pria nya, pakaian adat tersebut dahulunya digunakan untuk pakaian sehari-hari, namun dengan berjalan nya waktu pakaian tersebut saat ini hanya digunakan untuk upacara adat pernikahan dan juga acara resmi pemerintahan saja, dan semoga kita para generasi saat ini dapat memlestarikan nya dan memperkenalkan nya pada dunia luas lagi.

demikianlah penjelasan tentang pakaian adat Sulawesi Selatan, baik untuk kaum pria maupun wanitanya. Pakaian ini dahulu digunakan sebagai pakaian sehari-hari. Akan tetapi, saat ini biasanya hanya digunakan saat-saat tertentu saja, seperti saat upacara adat atau acara-acara resmi kepemerintahan.

Sumber: http://adat-tradisional.blogspot.com/2016/05/pakaian-adat-sulawesi-selatan.html
Disalin dari Blog Adat Tradisional.
demikianlah penjelasan tentang pakaian adat Sulawesi Selatan, baik untuk kaum pria maupun wanitanya. Pakaian ini dahulu digunakan sebagai pakaian sehari-hari. Akan tetapi, saat ini biasanya hanya digunakan saat-saat tertentu saja, seperti saat upacara adat atau acara-acara resmi kepemerintahan.

Sumber: http://adat-tradisional.blogspot.com/2016/05/pakaian-adat-sulawesi-selatan.html
Disalin dari Blog Adat Tradisional.
Nah, demikianlah penjelasan tentang pakaian adat Sulawesi Selatan, baik untuk kaum pria maupun wanitanya. Pakaian ini dahulu digunakan sebagai pakaian sehari-hari. Akan tetapi, saat ini biasanya hanya digunakan saat-saat tertentu saja, seperti saat upacara adat atau acara-acara resmi kepemerintahan.

Sumber: http://adat-tradisional.blogspot.com/2016/05/pakaian-adat-sulawesi-selatan.html
Disalin dari Blog Adat Tradisional.

Refrensi
  1. https://id.wikipedia.org/wiki/Baju_bodo
  2.  http://adat-tradisional.blogspot.com/2016/05/pakaian-adat-sulawesi-selatan
  3. http://budaya-indonesia.org/Busana-Pattuqduq-Towaine
  4. https://afikrubik.com/rumah-pakaian-adat-toraja/

Komentar

  1. Ooo baru tau deh kalo baju bodo itu warna-warna bajunya ada arti dan peruntukannya ya. Thanks tuk infonya ya.

    BalasHapus
  2. Pakaian daerah Indonesia sangat penuh warna dengan ragam hiasan dan corak khas daerah masing-masing :)
    Aku ingat banget pernah pakai baju bodo saat merayakan hari Kartini saat SD.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Indonesia selain kaya budaya nya pakaian nya pun sangat beragam yaa

      Hapus
  3. Baju pokkonya lucu beli dimana mba? Fokus ke kostumnnya hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ini saya waktu ke sengkang, di sana pusat kain sutera juga jadi saat kesana sekalian deh belanja pakaian dan sarung nya hihi

      Hapus
  4. Oh jadi mandar dan bugis beda baju adat, ya. Makasih infonya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyaa dia ada 4 adat dan ke empat nya pun semua berbeda mba

      Hapus
    2. dulu di sulsel itu ada 4 etnis ( bugis, makassar, toraja,mandar ) masing2 beda baju adat, bahasa, adat istiadat, bahkan seni budaya seperti tarian, tapi setelah di pecah mandar sudah tidak lagi masuk sulsel ( sulawesi selatan ) tapi sulbar ( sulawesi barat ) tapi meskipun demikian mandar masih tetap kental di daerah sulsel ( bis deket sih daerahnya..hihihi) apa lagi berhubungan dengan seni budaya.terkadang tarian mandar masih di mainkan di sulsel seperti tari 4 etnis.

      Hapus
  5. Woooww pengetahuan baru nih... Btw pakaian adat kaya gini tuh masih ada yang make untuk keseharian ga sih kak? Atau hanya untuk momen tertentu aja...?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sekarang hanya dalam acara resmi saja dan acara pengantin, selama saya di sana sih dalam keseharian mrk saat ke pasar dan kegiatan tidak ad yg menggunakan yaa

      Hapus
  6. Wah keren, pnsnya diwajibkan pakai baju adat di hari tertentu, selain melestarikan adat yg ada juga sebagai media pengenalan untuk yg belum tau kaya saya gini ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyaa mba, ini pun saya br tau saat berada di sana langsung

      Hapus
  7. Jadi kenal baju adat sulsel nih setelah baca ini.

    BalasHapus
  8. Baju adat Makassar ini ringkes yah. Simple, ngga seribet Minang atau Jawa. Duh klo Jawa, pakai kainnya aja ada tata caranya sendiri. Klo baju bodo, spt baju biasa aja gitu. Sptnya ngga terlalu bikin ribet

    BalasHapus
    Balasan
    1. Di bilang rinkes sih gak juga mba tergantung moment nya aja, karena selain yang di pakai mba sefa itu bisa lebih banyak lagi aksesoris lainya yang belum terpakai.

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tupperware Bloomia yang menawan saat menjelang Idul fitri

Berkumpul nya keluarga di hari nan fitri merupakan hal yang selalu di nanti dan juga hal terbaik pasti akan di lakukan seperti hal nya berpakaian terbaik serta memperrsiapkan makanan yang khas di hari fitri, namun saat pandemic tahun lalu pemerintah pun tak mengizinkan masyarakat untuk bersilaturahmi dan slalu mengutamakan protokol kesehatan guna melindungi satu dengan yang lain, tapi tahun ini pun sama meski sedih namun jadikan smua sebagai hikmah. Untuk kali ini agar Lebaran pun Happy saya memilih bloomia collection dari Tupperware yang hadir dengan warna yang begitu menawan yaitu dengan nuansa warna Peach, warna yang menyajikam warna segar, hangat, membawa cinta dan kebaikan. Design yang begitu memberikan kesan yang lebih modern serta mempercantik tatanan di atas meja makan saat di rumah, dan ketika makan bersama keluarga sehari-hari pun berasa begitu menyenangkan karna design dan warna yang begitu membuat suasana makaan pun menjadi menyenangkan. Produk Tuppe

Rekomendasi Diapers Sekali Pakai Untuk Baby Newborn

Setelah menjadi ibu saya sangat memperhatikan kesehatan kulit bayi yang menurut saya begitu sensitive apalagi dalam memilih popok sekali pakai yang cocok buat sang baby, kebetulan sebelum anak pertama ku lahir memang memfokuskan untuk mencari refrensi penggunaan dan pemakaian popok sekali pakai yang mudah di dapatkan di supermarket terdekat Begitu juga dengan kulit baby yang baru lahir begitu sensitive karna kulit baby lebih tipis di bandingkan kulit orang dewasa, oleh karna itu saya pun memilih popok sekali pakai yang memang banyak di rekomendasikan dan juga mempunyai sirkulaisi yang baik bagi kulit bayi baru lahir, waktu anak pertama saya lahir pun saya sudah memilih Mamypoko yang memang begitu mengutamakan kenyamanan bagi kulit baby baru lahir Untuk moms yang sedang galau mencari popok sekali pakai buat sang baby coba deh mamypoko royal soft, karna sudah terbukti juga secara klinis dan saya memutuskan untuk melanjutkan buat sang adek bayi yaitu anak ke 2 saya, ada satu hal

Yang terbaik untuk para Ibu melalui Momversity Mybaby

Momversity salah satu bentuk apresiasi kepada para Ibu di indonesia serta memberi peran serta dalam memberikan kebaikan setiap aktifitas setiap para ibu khusus nya dalam hal bidang sosial media yang amat luas dan mencakup kehidupan tiap keluarga, pada tahun 2019 peran serta Mybaby amatlah dinantikan bagi para Ibu di indonesia dengan terciptanya Momversity mempersiapkan setiap ibu mempunyai aktifitas yang lebih berharga. Sukses sentuh lebih dari 14 juta ibu lewat berbagai macam platform, tahun ini #MYBABYMomversity hadir kembali dengan tema “Smart Parenting in Uncertain World”, untuk bekali ibu agar kuat dan semakin tangguh jalankan multiperan.  Sebagai Produk yang di percaya selama 35tahun My baby menyediakan produk lengkap yang digunakan dalam memudahkan merawat bayi. Rangkaian tersebut dibagi menjadi kategori toiletries berupa powder (bedak), shampoo, sabun, lotion, cologne dan hair lotion, lalu kategori treatment berupa minyak telon plus, lotion telon plus, dan rash cr